Wahai kamu yang hatinya entah milik siapa, kuberi tau satu hal yang selama ini tak pernah kubicarakan. . Ya, kamu adalah nama yang beberapa minggu terakhir kusebut dalam doa. . Tapi tenang saja, aku tak meminta agar kita bersama, aku hanya mau kita bahagia meski dengan pendamping yang berbeda. .
Dari awal bertemu, aku tau bahwa aku sudah menemukanmu, menemukan senar" gitar yang tadinya berserakan, meskipun tak terpasang dengan benar aku sangat menyukai petikannya, kau tau mengapa ? Karena aku tak tau bagaimana melodi yang benar didapatkan, apakah karena senarnya atau petikannya, aku tak tau. . Yang ku tau aku begitu menyukainya. .
Satu hal lagi yang perlu kamu tau, ini adalah isi hatiku, dan aku tak pernah memintamu tuk membalasnya. . Ini bukan kisah khadijah yang melamar Muhammad, kemuliaan mereka tak dapat dibandingkan denganku yang hanya pengagum belaka. . Ini juga bukan kisah laila yang menggilai qais, karena aku tak pernah memintamu tuk bersamaku barang sedetik saja. .
Itulah cinta, kau akan bahagia bila melihat cintamu juga bahagia. . Bohong bila cinta harus bersama, ahh aku bukan seorang pemaksa, kau tau diriku kan ?
Aku juga tak perlu melihatmu, itu sangatlah tidak perlu. . Aku hanya perlu mendoakanmu, karena yang akan menjagamu adalah Yang Maha Menjaga, bukan aku yg tak bisa apa". . Karena yang akan slalu disisimu adalah Yang Maha Ada, bukan aku yang hanya makhluk fana. . Itu sangat cukup bagiku tuk menari menikmati cinta. . Ahh, kau tak akan tau betapa indahnya cintaku ini. . Aku sangat menyukainya meski rindu juga tak jarang menyapa. .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar