rinduku rusak imanku
merinduku dihadapan purnama
seakan tiada daya tubuh ini menyangga
atas letih dari kerinduan sang pujangga
jiwaku terombang ambing karenanya
ketika terdiamku pada malam
setitik cahaya biaskan temaram
sadarkan daku dari masa kelam
sembuhkan luka yang telah peram
katanya padaku mencerahkan
berbekal pula ia pada Kalam Tuhan
tiadalah kerinduan bila ia mengobrak-abrik iman
tiadalah kecintaan bila ia lesukan badan
bukan pula kasih sayang bila ia hancurkan perasaan
kepiluan telah terselesaikan
meski hati berbekas kelukaan
apalah dayaku sebagai insan
yang harusnya sebagai abdi Tuhan
namun kubelokkan hati memadu perasaan
terlupa daku pada rahasia Yang Maha Rahman