Kamis, 06 April 2017

puisi hati

 rinduku rusak imanku

 

 

merinduku dihadapan purnama

seakan tiada daya tubuh ini menyangga

atas letih dari kerinduan sang pujangga

jiwaku terombang ambing karenanya

 

ketika terdiamku pada malam

setitik cahaya biaskan temaram

sadarkan daku dari masa kelam

sembuhkan luka yang telah peram

 

katanya padaku mencerahkan

berbekal pula ia pada Kalam Tuhan

tiadalah kerinduan bila ia mengobrak-abrik iman

tiadalah kecintaan bila ia lesukan badan

bukan pula kasih sayang bila ia hancurkan perasaan 


kepiluan telah terselesaikan

meski hati berbekas kelukaan

apalah dayaku sebagai insan

yang harusnya sebagai abdi Tuhan

namun kubelokkan hati memadu perasaan

terlupa daku pada rahasia Yang Maha Rahman