Senin, 21 Agustus 2017

pena sang pujangga

CERITA DIA

ketika pena menari dengan nalurinya, jiwa seakan bebas dari raganya.

dia bukan mati, melainkan hidup kekal selamanya.

ketika hati hempaskan rasa, tersungkur ia dalam do'a.

keluh kesah sang hamba ia curahlan pada Sang Maha Cinta.

apalagi yang hendak dicari pujangga selain cinta ??

dia menggila, karena cinta butakan mata

katanya membisu, yang dilihat hanya keindahan kelabu

Kamis, 06 April 2017

puisi hati

 rinduku rusak imanku

 

 

merinduku dihadapan purnama

seakan tiada daya tubuh ini menyangga

atas letih dari kerinduan sang pujangga

jiwaku terombang ambing karenanya

 

ketika terdiamku pada malam

setitik cahaya biaskan temaram

sadarkan daku dari masa kelam

sembuhkan luka yang telah peram

 

katanya padaku mencerahkan

berbekal pula ia pada Kalam Tuhan

tiadalah kerinduan bila ia mengobrak-abrik iman

tiadalah kecintaan bila ia lesukan badan

bukan pula kasih sayang bila ia hancurkan perasaan 


kepiluan telah terselesaikan

meski hati berbekas kelukaan

apalah dayaku sebagai insan

yang harusnya sebagai abdi Tuhan

namun kubelokkan hati memadu perasaan

terlupa daku pada rahasia Yang Maha Rahman

Kamis, 30 Maret 2017

Persemayaman Cinta

 

sejenak kuadukan rindu di peraduan

tak berani ku tatap bintang karna takut tertutup awan

meski sejatinya ia tak hilang

namun gemuruh hati ini tak dapat kukendalikan


aku yang menyapu berbagai debu kehidupan

tiada lagi kuberanikan diri tuk katakan cinta pada pujaan

kepengecutan seakan menguasai pandangan

meringkuk ku dalam derita perasaan


namun ketika ku dalam diam

dia datang membawa pencerahan

tak elok lah ia kata cinta pada makhluk Tuhan

sebab sejatinya cinta ialah milik Sang Pembiru Lautan


barulah ku sadar dalam bilik angan

ketika cinta makhluk tiadalah kudapatkan

tak layak pula ku madukan Tuhan

sebab dihatiku cintaNya bersemayam