Kamis, 30 Maret 2017

Persemayaman Cinta

 

sejenak kuadukan rindu di peraduan

tak berani ku tatap bintang karna takut tertutup awan

meski sejatinya ia tak hilang

namun gemuruh hati ini tak dapat kukendalikan


aku yang menyapu berbagai debu kehidupan

tiada lagi kuberanikan diri tuk katakan cinta pada pujaan

kepengecutan seakan menguasai pandangan

meringkuk ku dalam derita perasaan


namun ketika ku dalam diam

dia datang membawa pencerahan

tak elok lah ia kata cinta pada makhluk Tuhan

sebab sejatinya cinta ialah milik Sang Pembiru Lautan


barulah ku sadar dalam bilik angan

ketika cinta makhluk tiadalah kudapatkan

tak layak pula ku madukan Tuhan

sebab dihatiku cintaNya bersemayam