Persemayaman Cinta
sejenak kuadukan rindu di peraduan
tak berani ku tatap bintang karna takut tertutup awan
meski sejatinya ia tak hilang
namun gemuruh hati ini tak dapat kukendalikan
aku yang menyapu berbagai debu kehidupan
tiada lagi kuberanikan diri tuk katakan cinta pada pujaan
kepengecutan seakan menguasai pandangan
meringkuk ku dalam derita perasaan
namun ketika ku dalam diam
dia datang membawa pencerahan
tak elok lah ia kata cinta pada makhluk Tuhan
sebab sejatinya cinta ialah milik Sang Pembiru Lautan
barulah ku sadar dalam bilik angan
ketika cinta makhluk tiadalah kudapatkan
tak layak pula ku madukan Tuhan
sebab dihatiku cintaNya bersemayam
Tidak ada komentar:
Posting Komentar